Design
Membaca denah sebelum rumahnya berdiri
Denah adalah perjanjian soal ruang. Lima hal di gambar itu memberi tahu bagaimana rasanya tinggal di rumah yang belum jadi.
Cabana Residence Cijantung

Rumah contoh menjual suasana. Denah menjual ukuran. Begitu Anda tahu apa yang harus dicari, denah bercerita lebih banyak soal hidup sehari-hari di dalamnya daripada gambar render mana pun.
Telusuri jalan dari mobil ke dapur
Bayangkan Anda menenteng belanjaan menembus denah itu. Kalau rutenya menembus ruang keluarga, melewati meja makan, dan memutari sofa, hal itu terjadi dua kali seminggu selama Anda tinggal di sana. Denah yang baik menyediakan jalur servis dari carport ke dapur bahkan pada rumah kecil.
Cek dinding mana yang punya jendela
Pada rumah deret, hanya dinding depan dan belakang yang menghadap udara luar. Kamar yang digambar di tengah denah tidak punya dinding luar, artinya tidak punya jendela, artinya selamanya bergantung pada ventilasi mekanis. Hitung dinding luar per ruangan sebelum menghitung jumlah ruangannya.
Perhatikan tebal dinding
Dinding yang berbatasan dengan rumah sebelah harusnya digambar lebih tebal daripada sekat dalam. Kalau semua garis di denah setebal itu juga, tanyakan dinding bersamanya terbuat dari apa. Dinding satu lapis di antara dua rumah meneruskan semua suara.
Cari area servisnya
Cucian, tandon air, unit outdoor AC, dan tempat sampah semuanya butuh tempat. Kalau denah tidak menunjukkan area servis, barang-barang itu akan berakhir di carport atau menempel di jendela belakang.
Baca potongannya, bukan cuma denahnya
Tinggi plafon adalah beda antara ruangan yang terasa lega dan ruangan yang terasa sempit, dan angka itu tidak pernah muncul di denah. Minta gambar potongan lalu cek tinggi bersihnya, terutama di lantai atas tempat kemiringan atap memakan ruang.


